Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan artikel bahasa inggris pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan artikel bahasa inggris pendidikan. Tampilkan semua postingan

KUMPULAN ARTIKEL BAHASA INGGRIS SALAM PERKENALAN Greetings and Introduction

KUMPULAN ARTIKEL BAHASA INGGRIS SALAM PERKENALAN Greetings and Introduction


Salam dan Perkenalan (Greetings and Introduction)

Ucapan salam biasa digunakan untuk menyapa orang lain. Ungkapan perkenalan biasa digunakan untuk memperkenalkan diri atau menanyakan identitas orang lain.

Biasanya setelah mengucapkan salam, diiringi dengan menanyakan kabar orang yang disapa. Di bawah ini beberapa ungkapan salam yang biasa digunakan serta ungkapan yang digunakan untuk menanyakan/menjawab kondisi seseorang.
Selamat Pagi
Good Morning
Selamat Siang
Good Afternoon
Selamat Malam
Good Evening
Selamat Malam/Selamat Tinggal/Selamat Tidur
Good Night
Selamat Tinggal
Good Bye
Sampai Jumpa
See you
Halo atau Hai
Hello atau Hi
Apa kabar?
How are you?
Baik-baik saja
I'm fine. Thank you. atau Good
Apakah kamu baik-baik saja?
Are you all right? atau Are you OK?
Saya sedang sakit
I'm feeling sick atau I feel sick
Saya sedang pusing
I'm having a headache
Saya sedang flu
I'm having a flu/influenza
Saya demam
I'm having a cold
Saya merasa tidak enak badan
I am not feeling well
Yah, begitulah atau Biasa-biasa saja
Not bad

Perkenalan Diri (Introduction)

Berikut adalah ungkapan-ungkapan yang biasa digunakan untuk bertanya tentang identitas seseorang/memperkenalkan diri
  1. Siapa nama Anda? (What's your name?)
  2. Nama saya ... (My name is ...)
  3. Saya siswa kelas 2 (I am a second year student)
  4. Saya guru matematika (I am a mathematics teacher)
  5. Dari mana asal Anda? (Where do you come from?)
  6. Saya berasal dari (I come from ...)
  7. Di mana Anda tinggal? (Where do you live/stay?)
  8. Saya tinggal di ... (I live/stay in ...)

Latihan (Exercise)

Cobalah berlatih pada situasi-situasi berikut.
  1. Perkenalkan diri Anda pada teman Anda, abang, adik, atau guru. Sebutkan nama Anda, dari mana asal Anda, kelas berapa, dan tinggal di mana.
  2. Anda berperan sebagai guru bahasa Indonesia. Peragakan perkenalan di hadapan siswa-siswa.
  3. Sapa teman Anda dengan bahasa Inggris.

Role Play dengan Imaginative personality

Rasionalisasi: Dalam praktek berbahasa diseyogyakan untuk berbahasa secara natural karena kalau berkenalan dengan orang yang sudah kenal, suasana menjadi kering dan tidak bermakna. Untuk mendorong rasa ingin tahu, gunakan imaginative personality.
Cara berpraktek:
  1. Buat kelompok minimal beranggotakan 3 orang, kemudian masing-masing dengan membuat identitas diri baru mulai dari nama sampai dengan data pribadi yang biasa digunakan dalam perkenalan. Untuk memeriahkan suasana, gunakan data yang unik. Data tersebut tuliskan dalam kartu sebesar kartu bridge. Tambahi gambar penunjang bila perlu.
  2. Mulailah saling memperkenalkan diri dengan identitas baru tersebut. (Memperkenalkan diri)
  3. Setelah semua saling memperkenalkan diri, buat identitas baru lagi. Serahkan identitas baru kedua tersebut kepada teman di selah kanan anda, sehingga terjadi saling tukar indentitas baru kedua.
  4. Kenalkan teman dengan indentitas baru kedua kepada teman lain. (Memperkenalkan orang lain)

Ungkapan Persetujuan

Untuk mengungkapkan persetujuan dapat menggunakan ekspresi-ekspresi sebagai berikut.
  • I agree with you
  • I am with you (bisa berarti saya bersama kamu)
  • I think you're right
  • I think so

Ungkapan Ketidaksetujuan

Untuk mengungkapkan ketidaksetujuan dapat menggunakan ekspresi-ekspresi sebagai berikut.
  • I don't agree with your opinion
  • I'm not with you
  • I don't think so
  • I object ...

Contoh Penggunaan

A : I think "Friends" is very funny.
B : I don't think so. I didn't understand why you laughed at it.
A : Hey, can you catch up the conversation in "Friends"?
B : Yes, a little bit. But I think I have a different sense of humour.
A : So, what about watching "Bajaj Bajuri". Do you think it's amusing?
B : I can accept it. What about you?
A : Yeah, I am with you.

Latihan

Bersama teman Anda, latihlah untuk menyatakan suatu pendapat, kemudian teman Anda menyatakan persetujuan/ketidaksetujuan terhadap pendapat Anda. Lakukan pula sebaliknya.

Ungkapan untuk Menyatakan Kesukaan

Di bawah ini beberapa ungkapan yang dapat digunakan untuk menyatakan kesukaan.
  1. I like ...
  2. I love ...
  3. I'd prefer ... than ... (untuk menyatakan tingkat kesukaan, lebih suka benda pertama daripada yang kedua, bisa juga digunakan untuk menyatakan keinginan)
Sedang untuk menyatakan ketidaksukaan, biasanya tinggal menambahkan kata not, misalnya
  1. I don't like ...
  2. I don't love ...
Contoh penggunaan:
  • I like bananas
  • I'd prefer to go to Bali than Hawaii
  • I love this game

Ungkapan untuk Menyatakan Keinginan

Di bawah ini beberapa ungkapan untuk menyatakan keinginan.
  1. I want to ...
  2. I'd like to ...
  3. I'd love to ...
Untuk menyatakan ketidakinginan, bisa ditambahkan kata not, misalnya
  1. I don't want to ...
  2. I wouldn't like to ...
  3. I wouldn't love to
Contoh penggunaan:
  • I'd like to go to Bali
  • I'd love to buy a new car
  • I want to see that movie

Latihan

Pergunakan ungkapan-ungkapan di atas untuk menyatakan kesukaan Anda atau keinginan Anda. Buat percakapan dan tanya jawab yang menarik dengan teman Anda.

Panduan Berbahasa Inggris/Di ruang makan

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Beberapa kata yang sering digunakan di Ruang Makan
  1. Minta segelas air
    May I have a glass of water?
  2. Minta sup
    May I have a cup of soup?
  3. Ijin duduk
    Can I sit here?
  4. Silakan
    Please
  5. Selamat makan
    Have a nice meal
  6. Terima kasih
    Thank you
  7. Vocabulary List
    • Pintu 4 = Door 4
    • Meja Kehormatan = Honourable table

Panduan Berbahasa Inggris/Pengumuman

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Bahasa Inggris yang biasa digunakan pada saat pengumuman
1. Telah hilang sebuah jam tangan merek G-Shock milik Abang Arcon. Bagi yang menemukannya harap menghubungi Abang Arcon, graha 15.
  (A G-Shock watch which belongs to Abang Arcon is missing. Whoever find it, please contact 
   Abang Arcon, dormitory 15)
2. Kelas 1.2 harap berkumpul setelah makan siang di plaza pancasila
  (To the member of class 1.2, please gather after lunch at plaza pancasila)
3. Abang kelas tiga yang meminjam buku biologi kelas 1 terbitan erlangga harap mengembalikan kepada siswa Ari Condro, kelas 1-4 !
  (To third grade student who borrowing Biology book for first grade published by Erlangga, please
   return it to student Ari Condro, class 1-4)

Panduan Berbahasa Inggris/Di ruang kelas

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Salah satu cara menciptakan lingkungan berbahasa inggris yang kondusif adalah dengan membuat aturan yang mewajibkan siswa untuk menggunakan bahasa inggris selama berada di dalam kelas. Semua keperluan harus diucapkan dalam bahasa inggris seperti ingin izin ke kamar mandi, ingin bertanya, minta diterangkan kembali, meminjam barang, dan sebagainya. Pertanyaan, izin atau pernyataan yang disampaikan dengan bahasa indonesia harus diabaikan. Tidak peduli siswa hanya mampu mengatakan "I go to WC" untuk mengatakan bahwa ia minta izin untuk ke kamar mandi, misalnya. Dari situ siswa akan memahami bahwa mereka harus mempersiapkan diri menghafalkan kalimat untuk keperluan mereka di kelas. Dengan demikian, akan terbangun motivasi siswa mencari jalan apapun agar mereka sanggup berkomunikasi dengan bahasa inggris, paling tidak dengan guru di kelas. Dan ujung-ujungnya kemampuan berbahasa Inggris mereka akan semakin baik dari hari ke hari.
Beberapa ekspresi bahasa inggris yang bisa dihafalkan dan dibiasakan siswa di kelas antara lain:
1. "Excuse me Sir/Mam, I want to go to the bathroom" 2. "Could you close the door, please?" 3. "May I borrow your pencil, please?" 4. "Could you lend me your book, please?" 5. "Excuse me Sir/Mam, I have got a question" 6. "I'm sorry sir/mam, I dont understand, could you repeat once more, please?"

Panduan Berbahasa Inggris/Bertemu turis

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

MEETING A TOURIST (bertemu seorang pelancong)
FAUZI      : Excuse me, sir! I'm a student of Universitas Pendidikan Indonesia. 

             I have a task about interviewing a foreign tourist. 

             Do you mind if I talk with you for a minute? 

Mr. MARCUS : Sure. 

F          : Would you tell me why are you visiting Indonesia? 
M          : Well, I like to see the beautiful scenery of Indonesia. 

             Besides, I'm a geographer. I come to see Indonesia's geography.

F          : Where do you come from? 

M          : I'm from Germany. 

F          : Who did you come here with? 

M          : I came here with my wife and children. They're enjoying the sunset right now. 

F          : How long are you going to stay in Indonesia? 

M          : Not more than a month, about three weeks. 

F          : Alright, sir. Thank you for your cooperation. See you later. 

M          : You're welcome. See you later.

Panduan Berbahasa Inggris/Di ruang olahraga

A: "what are you doing tomorrow evening?"
B: "I am going to do nothing tomorrow evening"
A: "would you like to play tennis with me tomorrow evening"
B: "yes I do like to play tennis"
A: "okay let's get together tomorrow evening to play tennis"
B: "yes that would be great"

Panduan Berbahasa Inggris/Baris berbaris

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Di bawah ini adalah beberapa perintah baris berbaris dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
1. Siap, grak ...
  (Atten ... tion)
2. Istirahat di tempat, grak ...
  (At ease ...)
3. Hormat, grak ...
  (Salute ...)
4. Bubar, jalan ...
  (Dismissed ...)

Panduan Berbahasa Inggris/Tips Tata Bahasa

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Salah satu tips belajar tata bahasa Inggris adalah sebagai berikut
  1. Ambil kalimat dalam bahasa Inggris
  2. Hafalkan kalimat tersebut
  3. Pikirkan kalimat tersebut secara berulang kali
Dengan menggunakan cara ini, kita dapat belajar bahwa suatu kalimat disusun dari SUATU struktur dan bukan dari struktur YANG LAIN. Dari pengamatan terhadap kalimat tersebut, kita dapat menggali lebih dalam apa yang ada pada kalimat tersebut dan apa yang tidak ada di kalimat tersebut.
Sebagai contoh kalimat di bawah ini diambil secara acak dari bbc.com:
"At least one policeman was injured in the explosion which happened when security forces were patrolling in the port city of Trincomalee"

Dari kalimat di atas kita dapat belajar

  • bahwa penulisan yang benar adalah patrolling (dengan 2 L) dan bukan patroling (dengan 1 L)
  • TIDAK dikatakan "which was happening when security forces were patrolling" karena alasan tertentu
  • dituliskan "one policeman" dan bukan "1 policeman" karena alasan tertentu
  • alih-alih hanya dituliskan "in Trincomalee", di situ ditambahkan informasi dengan mengatakan "in the port city of Trincomalee". Dengan demikian kita juga dapat menggunakan struktur yang sama untuk tujuan yang lain, misal "I studied in the small town of Magelang" sebagai pengganti "I studied in Magelang, which is a small town" yang lazim kita gunakan.
Dalam menulis dalam bahasa Inggris, terutama untuk bidang akademik, kita perlu menggunakan tata bahasa (grammar) yang baku, seperti halnya penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Meskipun demikian dalam realita, terutama untuk percakapan sehari-hari, grammar tidaklah diutamakan. Peletakan kata yang terbolak-balik masih dapat dimaklumi, selama kata kunci (keywords) diucapkan, dan kalimat masih dapat dimengerti lawan bicara. Misal: I want to sit on that chair; On that chair I want to sit. Ini mirip penggunaan bahasa Indonesia oleh para serdadu Belanda jaman perang dahulu (Saya mau duduk di situ; Di situ saya mau duduk; Mau duduk di situ saya; Duduk di situ saya mau).
Penekanan pada 'kata kunci' (keywords) juga jadi trik utama dalam upaya mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris (listening). I want to sit on that chair. Perhatikan kata I, sit, chair.

Panduan Berbahasa Inggris/Tips Mendengar

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Mendengarkan adalah ketrampilan performansi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika Anda berusaha untuk berbicara banyak. Siswa dalam kelas bahasa asing terkadang mengalami kesulitan mendengarkan dan berbicara karena mereka takut membuat kesalahan. Tidak apa-apa berbuat salah. Santai saja dalam berbicara.
Tips meningkatkan ketrampilan mendengarkan
  1. Persering penggunaan lab bahasa, baca latihan di buku, kemudian dengarkan dan baca sekaligus. Kemudian dengarkan tanpa melihat buku. Ucapkan keras-keras/tuliskan yang Anda dengar.
  2. Dengarkan saat teman Anda berbicara, fokuskan pada apa yang ia ucapkan, dan jangan khawatir bagaimana nanti Anda berbicara.
  3. Jika Anda merasa tegang, santai sejenak dengan mengambil napas dalam-dalam. Jika Anda diminta untuk bicara, berhenti, tenang sejenak, dan beri Anda waktu sebentar untuk merespon.
  4. Dengarkan tatkala teman Anda mendikte Anda dan tulis yang Anda dengar. Cek kebenarannya.
  5. Untuk latihan, bergabunglah dengan klub bahasa, lihat TV asing, dengarkan radio asing.
Membaca tulisan dalam bahasa asing merupakan ketrampilan analitikal. Anda dapat menguasai ketrampilan membaca jika Anda menggunakan logika Anda serta mencermati kalimat. Latihlah diri Anda untuk memperhatikan dan mengingat-ingat detail penulisan seperti aksen dan pembedaan jenis kelamin (dalam bahasa Inggris, misalnya his atau her).
Tips untuk meningkatkan ketrampilan membaca:
  1. Carilah teks bacaan yang mengandung daftar kosa kata dan pertanyaan, misal dari buku test TOEFL. Pertama-tama, bacalah daftar kosa kata yang digunakan, kemudian baca pertanyaan tentang bacaan. Baru kemudian bacalah keseluruhan teks dua atau tiga kali dengan menebak arti berdasarkan konteks. Hindari penerjemahan per kata, karena hanya membuang-buang waktu saja.
  2. Isolasi kosa kata baru dan pelajari secara terpisah. Jangan dituliskan dalam satu baris, tapi gunakan kartu ingatan. Tuliskan satu kata asing pada kartu tersebut dan terjemahannya di halaman sebaliknya. Bawa ke mana saja Anda pergi dan bacalah beberapa kali dalam sehari sesuka Anda. Pelajari terus sampai hapal di luar kepala (misalnya Anda tidak perlu membalik kartu untuk mengetahui artinya, atau Anda mengetahui bahasa Inggris suatu kata tertentu dalam bahasa Indonesia tanpa Anda membalik kartu yang bertuliskan kata dalam bahasa Indonesia).
  3. Isolasi bentuk tata bahasa baru dan pelajari secara terpisah. Tulis polanya pada kartu ingatan dan hafalkan. Buatlah contoh kalimat. Jika Anda menemui pola kalimat tersebut ketika membaca, berhentilah dan lihatlah pola untuk mengenalinya.

Panduan Berbahasa Inggris/Tips Menulis

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

Membuat tulisan dalam bahasa asing merupakan ketrampilan analitikal. Anda dapat menguasai ketrampilan membaca jika Anda menggunakan logika Anda serta mencermati kalimat. Latihlah diri Anda untuk memperhatikan dan mengingat-ingat detail penulisan seperti aksen dan pembedaan jenis kelamin (dalam bahasa Inggris, misalnya his atau her).
Tips untuk meningkatkan ketrampilan menulis
  1. Beri perhatian penuh pada detil: perhatikan aksen, urutan huruf, dll. Perbandingkan bentuk-bentuk yang berbeda huruf demi huruf (bentuk tunggal, jamak, gender, dll). Tulis konjugasi kata kerja, kata ganti dll, serta cek akhiran. Hafalkan kata kerja tak beraturan.
  2. Untuk menguasai pengejaan, mintalah teman Anda untuk mengucapkan 10 kata untuk Anda. Kemudian tuliskan kata-kata tersebut dan mintalah teman Anda untuk mengeja kata-kata tersebut sembari Anda melihat setiap huruf pada kata yang Anda tulis. Ulangi sampai semua kata benar.

KUMPULAN ARTIKEL BAHASA INGGRIS TENTANG PENDIDIKAN

KUMPULAN ARTIKEL BAHASA INGGRIS TENTANG PENDIDIKAN
How does the teacher's Desired State?


When the quality of education in this country collapsed from the previous year, the teachers blamed, even some people and social institutions say no incompetent teachers work, but when the quality of education goes up, instead of the Minister of Education who received praise and awards, when it was as if the teacher never there and meritorious.On the other hand the teacher is always required to teach as much as possible, the system 24 hours per week is also applied, in order to fulfill his obligations as a teacher of teachers, when 24 hours is not sufficient, then the teachers who have allowances, benefits can not be taken, when in fact a teacher saw it struggling with a wide range of behavior of students.Not to mention the teachers who teach in remote areas and the conflict, when the military emergency in Aceh decades ago, the teacher must teach braved bullets whistle for the sake of the nation, interrogated by various parties, creep and hit the floor when gunfire  not to mention there are kidnapped and beaten.Mileage distant, like a puddle of muddy terrain, this is the reality of teachers in the border area, for the sake of the future they are willing to teach as officials reluctant to it, but right now they want taken away and raped by those who have only been on the loveseat.
Most Teachers in Children Joint Decree (SKB) 5 Minister of the Distribution of Teachers considered detrimental to teachers as implementation requirements will cut 24 teaching hours and the dismissal of thousands of part time teachers.Chairman of the Federation of Indonesian Teachers Union (FSGI) Listyarti Retno said, teachers must teach a minimum of 24 hours and a maximum of 40 hours to get the benefits of certification, (Neng Zubaidah, Okezone, 2012).Seeing this phenomenon, it is very difficult to get teachers 24 hours per week, especially those who teach in rural, underprivileged, while many students, but the constraints of inadequate classrooms and educational facilities as it is, and vice versa, yet again they are honor, willing to devote themselves for the betterment of education even though they are not paid.On the one hand the government wants to improve the quality of teacher certification by providing benefits, but on the other side as if the program is half-hearted, giving teachers the difficulty and exhaustion so that there are teachers who have passed the certification but can not take these benefits, since they are located in schools which only has six classrooms.Not to mention with the implementation of Curriculum 2013, which was passed by M. Noah as Minister of Education, the curriculum when there are teachers who are oppressed by the loss diempu subjects, plus the problem of shortage of hours. Services as if they were fighting in an era of conflict and in rural areas are not appreciated, and forgotten. Though they had been taught before becoming Minister of Education M. Noah.The teachers were eliminated in the subject area curriculum in 2013, screaming in the liver, with a thousand doubts they await the days when they were executed, as if waiting for someone who was nad'a Azrael to take their lives, like the terrorists who beheaded dead wait, teaching but there is no tranquility.As policy makers, should they not hand clapping, selfish implement the program next party without seeing how many people were sacrificed, compare how much you pay each month, O take and how policy makers of their salary per month, it also wants you to trim by removing the eye their lessons, when the heart is not through education programs, it will be so much hurt and struggled.
Civilization Education to Improve QualityImproving the quality of education, not necessarily by requiring teachers to teach 24 hours per Sunday or remove most of the subjects so that there are teachers who sacrificed, but improve education is to provide training to teachers in accordance with the department, supervise them closely, so they were taught by wholeheartedly and appropriate knowledge, provide complete facilities for every school in the whole of Indonesia and provide welfare to the They suit the needs of the.Civilization education by making education the container it is really a place to gain knowledge, not as a business most people, both at the central level to the teachers and students themselves. The decision makers do not vary the curriculum to other curricula because he wanted to be as a drafter and inspiration, teachers who teach not just relying on the salary, but they are more involved in education, students do not just expect belajarpun poor scholarship without regard to the quality and capability they absorb the learning content.Manners and morals all very influential element in improving the quality of education, policy makers, teachers and students should have the manners and morals, resulting in running the trust of the nation, they are equally responsible for the progress of this country. It is impossible to be born good generation in the system when it is populated by people who are not good.On October 22, 2002, the Government of the Republic of Indonesia, enacted the Child Protection Law (Law no. 23 of 2002 on Child Protection). Since the enactment of the Act, teachers have started reluctant to punish students, although the students acting as his will, but every punishment they give instead of blindly or to kill, but to motivate students who are misbehaving so serious.Child protection law, in particular article 13 paragraph (1), states that every child while under the care of parents, guardians, or other party responsible for the care, are entitled to protection from abuse:a. discrimination;b. exploitation, both economic and sexual;c. neglect;d. cruelty, violence, and persecution;e. injustice; and misconduct described in Article 13 paragraph (1) above to be reaffirmed in Article 16 paragraph (1) and (2) which reads:1. Every child is entitled to protection from mistreatment, torture, or inhuman sentencing.2. Every child is entitled to freedom in accordance with the law.With the law, as if the child is left and pampered, this causes the low quality of education in the regions and the inland regions of conflict ever, because the child's mental attitude and the area was loud and rebellious, even if mothers feel less valuable for them.Personally I am not legalize violence teachers to their students, but there are areas that we really need to give a deterrent effect to  so they want to learn, if we teach children choices, such fine may not need to apply, but each different area of ​​intelligence and child's willingness to learn, and this is a PR us all, whether we need a reliable and qualified generation, or the generation that has always helped when the UN.

KUMPULAN ARTIKEL PENDIDIKAN TERBARU UMM GO TO WORLD CLASS UNIVERSITY “Mengubah Impian Menjadi Kenyataan”

KUMPULAN ARTIKEL PENDIDIKAN TERBARU UMM GO TO WORLD CLASS UNIVERSITY  “Mengubah Impian Menjadi Kenyataan”


UMM GO TO WORLD CLASS UNIVERSITY
“Mengubah Impian Menjadi Kenyataan”



I.  PENDAHULUAN

Universitas Muhammadiyah Malang saat ini sudah berusia 45 tahun (didirikan tahun 1964).  Suatu usia yang masuk dalam kategori mature.  Dalam usia yang masuk kategori matang, sudah semestinya UMM mencapai prestasi, baik nasional maupun interasional.  Walaupun pada level regional Jawa Timur UMM hampir selalu menjadi PTS yang terbaik, namun pada level nasional belum sepenuhnya menggembirakan, apalagi level dunia.
Pada saat ini, UMM sudah masuk dalam kategri ”50 Promising Indonesian Universities” yang dikeluarkan oleh DIKTI.  Makna dari peringkat ini adalah, UMM diberi kesempatan dan akan difasilitasi oleh DIKTI untuk menjadi World Class University.  Menjadi universitas berkelas dunia memang bukan pekerjaan mudah.
Hasil analisis Renstra UMM 2000-2010, sebetulnya secara tersirat UMM sudah mempunyai cita-cita untuk go international.  Namun tidak menunjukkan kapan target tersebut tercapai.  Apa yang direncanakan dalam Renstra masih sebatas ”wacana” dan belum dilakukan ”action” yang jelas, sistemik, terarah, terprogram, dan membumi.  Analisis eksternal terhadap kompetitor, ternyata beberapa PTN/PTS lain sudah jauh melangkah dengan program-program yang terencana dengan baik.
Secara riil, posisi UMM secara nasional sudah baik.  Hal ini ditunjukkan dengan nilai Akreditasi Institusi tahun 2007 yang berhasil memperoleh nilai ”B”.  Dibanding PTN-PTN terkenal, memang nilai masih di bawahnya. Namun untuk ukura PTS, nilai tersebut sudah memberi gambaran posisi yang baik bagi UMM.  Untuk level regional Kopertis Wilayah VII, UMM sudah dua tahun ini menjadi universitas Terunggul di Jawa Timur dalam hal Tatakelola, Penelitian, Pengabdian pada Masysrakat dan Pengelolaan Mahasiswa.  Berbagai prestasi tingkat nasional juga sudah diperoleh UMM, antara lain: menjadi juara dalam ajang kontes robot, Kontes Jembatan Indonesia dan juga Pimnas.

Untuk itu, kita tampaknya perlu bekerja lebih keras guna mencapai impian: masuk dalam kategori World Class University.  Tulisan ini hanya sekedar pendapat yang barangkali dapat diapesiasi oleh pimpinan UMM sebagai salah satu langkah kecil menuju World Class University.

II.  TENTANG WORLD CLASS UNIVERSITY

World Class University mempunyai pengertian yang berbeda-beda, baik target maupun criteria penilaiannya.  Saat ini beberapa institusi yang telah mantap dan diakui dunia sebagai lembaga pengakreditasi world class university antara lain: THES (The Times Higher Education Supplement; Academic Ranking of World Universities (ARWU) oleh Institute of Higher Education, Shanghai Jiao Tong University, China yang dapat dilihat di situs: dan Webometric Masing-masing lembaga pengakeditasi mempunyai kriteria dan metodologi penilaian yang berbeda-beda, bahkan sangat berbeda.  Beberapa kriteria penting dalam penialain world class university disajikan pada table-tabel berikut:



dikeluarkan oleh ARWU jika direfleksikan dengan kondisi internal UMM terasa sangat berat.  Hingga saat ini, semua sivitas akademika maupun alumni belum ada satupun yang mampu memenagkan Hadiah Nobel.  Selain itu juga tidak satupun artikel ilmiah karya sivitas akademika UMM yang masuk di Jurnal Ilmiah: Nature dan Science. Untuk kriteria yang dikeluarkan oleh THES, walaupun saat ini masih berat, namun jika kita kerja keras dan serius akan dapat tercapai.  Kriteria tentang citra internasional dengan indikator: jumlah dosen dan mahasiswa internasional, kualitas riset internasional, angka serapan alumni dan kualitas pengajaran barangkali dapat kita capai.  Modal dasar yang dimiliki UMM sudah ada, tinggal bagaimana kita mengembangkan untuk mencapai kualitas yang berkelas internasional.  Saat ini, UMM sudah membuka program ACICIS, BIPA, Darma Siswa, American Corner, Iran Corner, dan juga menjadi anggota Konsorsium ERASMUS MUNDUS yang didanai UNI-Eropa sebesar Rp. 77 Milyar.
Perankingan World Class University yang paling mudah dicapai UMM adalah melalui penilaian WEBSITE UMM, yaitu melalui Webometric.  Hingga tahun 2009, UMM belum masuk dalam daftar rilis 6.000 perguruan tinggi top dunia.  Ini berarti, UMM belum masuk dalam World Class University versi WEBOMETRIC.  Rangking UMM masih di atas 6.000, sehingga belum dimasukkan dalam daftar ranking.  Untuk webometric Indonesia, baru 39 perguruan tinggi yang masuk 6.000 universitas top dunia. Ranking webometric yang dirilis bulan Juli 2009 untuk Indonesia adalah sebagai berikut:




III.  WEBOMETRIC

Webometric adalah salah satu perangkat untuk mengukur kemajuan perguruan tinggi melalui Websitenya. Sebagai alat ukur (Webomatric) sudah mendapat pengakuan dunia termasuk di Indonesia (sekalipun masih ada yang meragukan tingkat validitasnya). Peringkat Webometric pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 oleh Laboratorium Cybermetric milik The Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC). CSIC merupakan lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Secara periodik peringkat Webometric akan diterbitkan setiap 6 bulan sekali pada bulan Januari dan Juli. Peringkat ini mengukur lebih dari 16.000 lembaga pendidikan tinggi di seluruh dunia yang terdaftar dalam direktori. Peringkat perguruan tinggi versi Webometric dapat dengan mudah dilihat atau diakses melalui Internet dengan alamat :
Webometric bukanlah tujuan akhir, namun yang merupakaan pemetaan dari kekuatan perguruan tinggi di bidang Social Networking baik interneal sekaligus ekternal. Apapun tujuan webomteric sangatlah kita hargai untuk memacu perguruan tinggi memacu partisipasinya ke masyarakat luas, salah satunya dari publikasi penelitian.
Pelopor perangkingan universitas ala Webometrics ini adalah Cybermetrics Lab, sebuah group penelitian dari Centro de Información Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. Mulai melakukan perangkingan universitas pada tahun 2004, dan mempublikasikan rangking universitas setiap enam bulan sekali (bulan Januari dan Juli). Indikator penilaian rangking berbasis Web ini cukup unik, meskipun sebenarnya tetap memiliki hubungan erat dengan ilmu scientometric dan bibliometric.
Pengukuran Webometric memang hanya menekankan pada publikasi secara elektronik melalui Website, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Adapun kriteria yang digunakan untuk mengukur peringkat Webometric adalah Size, Visibility, Rich file, dan Scholar. Penjabarannya adalah sebagai berikut :
  1. Size (S) atau Ukuran Website, yaitu jumlah halaman yang terindek oleh empat mesin pencarian utama yaitu :  Google, Yahoo, Live Search dan Exalead.
  2. Visibility (V) atau Ketertampakan Website, yaitu: jumlah keseluruhan  tautan ekternal yang unik  dan terdeteksi oleh  Google search, Yahoo Search, Live Search and Exalead.
  3. Rich Files (R) atau Banyaknya Dokumen, yaitu: banyaknya file yang terdeteksi, khususnya file yang memiliki tingkat relevansi terhadap aktivitas akademik dan publikasi ilmiah, dalam bentuk: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt).
  4. Scholar (Sc) atau Kepakaran, yaitu: paper atau karya ilmiah dan kutipan-kutipan yang ditemukan dalam Google  Scholar. 




Metode perhitungan nilai webometric adalah menggunakan rumus:

University Score=  (4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)

Dalam meranking, webometic melibatkan beberapa search engine antara lain:

a.  Google
Mesin pencari yang per desember 2008 telah menguasai 62% pencarian di seluruh dunia.

b.  Yahoo Search
Yahoo saat ini memiliki daftar direktori yang cukup segmentif, karena selain yahoo melibatkan unsur yang free dalam pendaftaran juga memberikan tarif untuk submitted sekitar $299.

c.  Live Search
Merupakan mesin pencari group Microsoft.

Google dan Live search menjadi penting di webometric, karena dominasinya. Saat ini termasuk yang utama karena Google merupakan search default untuk browser Firefox,dan Live search untuk Internet Explorer 7 dan beta 8.  Apabila perguruan tinggi ingin mendapatkan peringkat yang lebih tinggi, maka dalam pengelolaan Websitenya harus memperhatikan 4 unsur di atas. Semakin banyak unsur tersebut terpenuhi akan semakin tinggi potensi untuk memperbaiki peringkatnya dan potensi sebuah perguruan tinggi untuk masuk dalam “World Class University” akan semakin terbuka. 
Sayangnya Webometric hanya memunculkan sampai peringkat 6.000 perguruan tinggi dunia. Apabila ada perguruan tinggi yang belum masuk peringkat 6.000 atau di atas 6.000, maka tidak dapat dilihat dalam Webometric. Namun demikian untuk mengetahui tingkat kemajuan Website terutama dari aspek seberapa banyak jumlah yang mengakses dapat dilihat melalui situs dengan alamat:  www.alexa.com. Dari www.alexa.com dapat diketahui “tren” jumlah yang akses terhadap suatu Website. Disamping itu “alexa” juga mengetahui  seberapa jauh kontribusi Website dari masing-masing unit dan lembaga terhadap universitasnya. Misalnya dari domain sebuah PTN dapat diketahui kontribusi digilib dan library, masing mempunyai 13 % dan 7 %, dan lain-lain.





IV.  POSISI UMM DALAM WEBOMETRIC

Seperti dijelaskan di atas, pada saat ini UMM belum masuk dalam 6.000 perguruan tingggi top dunia.  Webometric mempunyai 4 krteria dalam menilai universitas berdasarkan website-nya, yaitu: Ukuran (Size), Ketertampakan (Visiblity), Banyaknya Dokumen (Rich Files) dan Kepakaran (Scholar).  Analisis perbandingan rangking dan kriteria yang dimiliki UMM dibanding perguruan tinggi lain di Indonesia tampak dalam gambar berikut:



Dari gambar di atas tampak bahwa UMM belum masuk dalam daftar rilis webmetric, yaitu masih di posisi di atas 6.000.  Analisis lebih lanjut terhadap beberapa kriteria yang ada di webometric, UMM baru memperoleh nilai dari kriteria Size, yaitu dengan nilai 67.500.  Jika dibandingkan dengan UGM (1.180.000) dan ITB (1.060.000), maka posisi UMM masih sangat jauh.  Bahkan jika dibandingkan dengan Unila saja, nilai UMM masih kurang dari separonya.  Hal ini menunjukkan bahwa ukuran website kita masih jauh dari ideal untuk ukurang world class university.
Untuk kriteria Rich files, UMM hanya tercatat mempunyai nilai file pdf 31 buah, sedangkan untuk dokumen word (.doc) belum tercatat oleh webometric.  Jika dibandingkan dengan nilai file pdf UGM yang mencapai 243.000, maka nilai UMM masih sangat jauh.  Kriteria lain (Visibility) dan Scholar, UMM bahkan tidak ternilai sama sekali (karena sangat kecil posisinya, jadi tidak dirilis oleh webomeric).
Melihat hasil analisis tersebut, maka tampaknya cita-cita UMM untuk menjadi World Class University versi manapun masih membutuhkan kerja sangat keras dari seluruh sivitas akademika.  Impian itu bukan mustahil tercapai, asal kita mampu meningkatkan kinerja menuju hasil yang lebih berkualitas.




V.  STRATEGI PENINGKATAN RANKING WEBOMETRIC

Peningkatan ranking UMM dalam webometric tidak dapat dilakukan dengan cara sepotong-potong (parsial) dan hanya diserahkan pada lembaga tertentu.  Pimpinan universitas perlu menelurkan kebijakan khusus untuk mengatrol peringkat UMM dalam webometric.  Beberapa universitas dalam negeri sudah melangkah lebih jauh untuk meningktkan peringkat.  Universitas Indonesia misalnya, sudah mengeluarkan Surat Edaran khusus untuk meningatkan peringkat di webometric sebagaimana terlihat di bawah ini:


Selain itu UI juga telah mebentuk tim khusus webometric sejak Mei 2008 dengan susunan sebagai berikut:

·         Prof. Ketut Surajaya (SU)
·         Dr. Ir. Riri Fitri Sari (PPSI)
·         Prof. Dr. Multamia Lauder (Dit Pend)
·         Gatot F Hertono, PhD (PPSP)
·         Dra. Henny S. Widyaningsih, M.Si (Humas & Protokoler)
·         Ir. Adhi Yuniarto MSc (PPSI)
·         Dra. Luki Wijayanti (Perpustakaan Pusat)
·         Donny Gahrial Adian (Perencanaan)

Tim UI ini mempunyai tugas antara lain:
1.   Mengintegrasikan seluruh website di Fakultas/Departemen/Grup Riset kedalam web site UI, sebagai identitas UI BHMN berbudaya corporate.
2.   Memperbaiki content website dengan informasi yang akurat, reliable dan updating data yang cepat.
3.   Membuat aturan yang mewajibkan seluruh sivitas akademika memanfatkan sistem informasi dan web site UI, antara lain, webmail, weblog, upload materi kuliah, UI-ana yang dapat di download dari Lontar.
4.   Peningkatan referensi ke website UI melalui koordinasi dengan institusi partner dan alumni.

Contoh lain adalah sebuah PTN yang sudah mebentuk Tim Khusus Webometric yang barangkali dapat digunakan good practices bagi kita.  Ilustrasinya sebagai berikut:


Khusus bagi UMM, beberapa aspek yang terkait dengan upaya peningkatan peringkat UMM dalam webometric antara lain:


1.   Kebijakan penerapan ICT di kampus (Perlu Surat Keputusan Rektor)

2.   Peningkatan kualitas networking (jaringan dan bandwith)
Untuk bandwidth saat ini sudah sangat cukup, yaitu 10 Mbps.  Sedangkan jaringan internet, intranet dan hotspot memang masih sangat perlu ditingkatkan kualitasnya.

3.   Pengembangan website universitas yang dinamis, menyatu, dan lengkap isinya. 
Saat ini Lembaga Infokom sedang dalam proses pengembangan website baru yang dinamis (dapat dikelola siapapun dan dimanapun), menyatu (semua memakai domain ”umm.ac.id”), konten lengkap, dan performan menarik.  Website juga memperhatikan dengan cermat semua persyaratan dan kriteria yang dikeluarkan oleh penyelenggara webometric.

4.   Kebijakan bagi peneliti untuk ”diwajibkan” meng-upload naskah publikasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris di DP2M-UMM.
Semua peneliti (dosen dan mahasiswa) yang difasilitas DP2M UMM perlu diwajibkan meng-upload naskah publikasi dan artikel ilmiah lain ke website UMM, khususnya di Staff Site dan Student Site yang sedang dikembangkan di website umm.ac.id.  Seperti di UI, apabila dosen yang selesai penelitian tidak mengup-load di Simpeg dan Lemlit, maka segala sesuatu yang terkait dengan urusan administrasi keuangan dan lain-lain tidak dapat dilakukan.

5.   Meningkatkan kemampuan perpustakaan digital (digilib.umm.ac.id) untuk menambah konten ilmiah (skripsi, tesis, dll.).
Perpustakaan sebagai ujung tombak dari publikasi ilmiah perlu segera diberi tugas yang lebih besar lagi, yaitu mengembangkan: e-book, e-journal, e-grey literatutre dan e-local content. 

a. Pengembangan E-Book
Pengembangan koleksi e-book dapat dilakukan dengan pembelian atau pengembangan buku hasil karya dari civitas akademika. Kalau kita mengembangkan koleksi e-book dari pembelian penulis tidak yakin bahwa hal itu akan berpengaruh secara langsung terhadap peringkat Webometric. Namun apabila pengembangan e-book berasal dari hasil karya civitas akademika akan sangat berpengaruh terhadap peringkat Webometric.

b. Pengembangan E-Journal
Sama halnya dengan e-book, pengembangan e-journal berlangganan tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap Webometric. Namun pengembangan e-journal milik universitas akan dapat meningkatkan unsur – unsur dalam kriteria Webometric.



c. Pengembangan E-Grey Literature.
Grey literature atau literatur kelabu adalah koleksi yang tidak diterbitkan secara luas. Yang termasuk koleksi ini adalah skripsi, tesis, disertasi dan laporan penelitian. Apabila perpustakaan perguruan tinggi sudah medigitalkan koleksi tersebut, potensi untuk meningkatkan peringkat Webometric sangat besar.

d.  Pengembangan E-Local Content
Sama halnya e-grey literature, e-local content sangat pontensial untuk meningkatkan peringkat Webometric.

6.   Menggalakkan e-learning untuk meningkatkan konten pembelajaran di website.
UMM sudah mempunyai program e-learning, yaitu melalui ELMU.  E-learning juga dikembangkan di pascasarjana, PJJ, TKJ dan lain-lain.  Masalahnya adalah: hingga tahun 2009 ini e-laerning masih dimanfaatkan oleh sebagian kecil dosen (< 10%).  Selain itu, konten pembelajaran juga belum banyak.  Hal ini perlu ditingkatkan lebih jauh lagi untuk meningkatkan konten website, sehingga meningkatkan konten Rich Files, baik .doc; .pdf; maupun .ppt.

7.   Menggalakkan upload artikel ilmiah bagi dosen dan mahasiswa di umm.ac.id
Perlu dilakukan kampanye besar-besaran tentang meng-upload karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa ke dalam website umm.ac.id, khususnya pada site yang sudah diberikan masing-masing, yaitu staf site dan student site.

8.   Membentuk tim khusus ”webometric” (jika dipandang perlu).
Bukannya mau mengekor pada PT lain, namun UMM tampaknya sudah saatnya membentuk Tim Khusus Webometric yang terdiri unit-unit strategis guna membantu pimpinan dalam pemetaan, perencanaan, implementasi dan juga melakukan evaluasi secara berkelanjutan terkait dengan website, sehingga peringkat webometric UMM dapat meningkat.


Demikian tulisan singkat sebagai ”urun rembug” kami dalam rangka meningkatkan peringkat UMM menjadi World Class University.  Tanpa perencanaan yang matang dan kerja keras seluruh sivitas akademika, menjadi World Class University bagi UMM hanyalah impian semata yang tak kan pernah dapat digapai.  Tetapi dengan upaya bersama, impian mejadi World Class University tentu dapat kita wujudkan.  Semoga di bukan Januarai 2010, UMM sudah dapat nongol di peringkat webometric, sebagai salah satu bagian dari world class university.  Universitas Berkelas Dunia……